Wednesday, December 12, 2012

Lemak terdiri dari asam lemak jenuh dan asam lemak tak jenuh, apakah yang membedakan antara keduanya? ?

Q. Perbedaan antara asam lemak jenuh dan asam lemak tak jenuh?Mana yang lebih baik untuk kesehatan, apa saja contoh dari masin2 asam lemak tersebut?????????

Tolong di jawab dengan lengkap ya, panjang dan lebar.........
Bwt tugas kuliah neh...

A. Asam lemak jenuh = tidak memiliki ikatan rangkap di rantai hidrokarbonnya, jadi ikatan hidrokarbonnya tunggal semua, contohnya asam stearat, C17H35COOH.
Asam lemak tak jenuh = memiliki ikatan rangkap (1 atau lebih) pada rantai hidrokarbonnya, contohnya asam oleat CH3(CH2)7CHCH(CH2)7)COOH.
Setahuku yang lebih baik utk kesehatan adalah asam lemak TAK JENUH. Tapi itu juga bersifat relatif.
Secara umum asam lemak yang tidak jenuh itu berwujud cair pada suhu ruang sedangkan asam lemak jenuh berwujud padat (bahkan pd suhu tubuh pun). Dengan demikian, ketika kita mengkonsumsi asam lemak tak jenuh, maka di dalam tubuh akan tetap berwujud cair sehingga molekul2 asam lemak tsb tidak akan mengendap, sedangkan asam lemak jenuh kemungkinan besar di dalam tubuh akan mengendap jd padat sehingga menyebabkan penyumbatan di saluran2 yang penting dan mengakibatkan timbulnya penyakit (mungkin misalnya arteosklerosis atau apa gitu, lupa).
Tetapi yang menjadi maslaha adalah, dengan adanya ikatan rangkap dlm asam lemak tak jenuh, maka asam lemak tsb menjadi lebih mudah teroksidasi, terutama saat proses penggorengan terlalu lama atau panas. Akibat dari proses oksidasi tsb, timbul senyawa2 yang tidak diinginkan seperti aldehid dll (bahkan mungkin radikal bebas) yg tentunya juga tidak baik untuk kesehatan...
Jadi tinggal disimpulkan sendiri...

komposisi lemak dalam tubuh manusia?
Q. 1. sebutkan asam lemak dalam tubuh manusia
2. pada analisis bilangan iod pada minyak kacang mengapa harus di titrasi dengan natrium thiosulfat?
3. selain dengan di titrasi dengan larutan natrium thiosulfat, apa bisa dipakai larutan lain?

refrensi tolong disebutin?

A. Tubuh manusia terdiri dari lemak, protein, dan karbohidrat, yang jumlahnya sekitar 38% dan sisanya air. Sebagian besar lemak berupa trigliserida, yaitu ester gliserol dengan tiga jenis asam lemak yang sama atau berbeda.
Beberapa jenis asam lemak dalam tubuh dapat dikelompokkan menjadi asam lemak tak jenuh jamak yang dikenal sebagai PUFA (Poly Unsaturated Fatty Acid). Itu kelompok asam lemak yang sangat penting bagi kesehatan manusia dan tidak dapat diganti senyawa lain.

PUFA terdiri dari induk asam lemak esensial atau esential fatty acid (EFA) dan asam lemak tidak jenuh turunannya yang berantai panjang atau long chain more unsaturated derivatives (LCPUFA). EFA tidak dapat disentesa denovo (dalam tubuh) manusia. Karena itu, EFA harus menjadi bagian dari menu yang dikonsumsi.

Ada dua kelompok PUFA yaitu n-6 atau Omega-6 dan n-3 atau Omega-3, yang berturut-turut disintesa dari asam linoleat (LA) serta asam alpha linolenat (ALNA). Peran EFA sudah diungkapkan sejak tahun 1929, tetapi banyak terfokus pada Omega-6. Baru tahun 1970-an peran Omega-3 mulai dianggap penting berdasarkan penelitian terhadap orang-orang Eskimo yang banyak makan ikan. Kini baik Omega-6, Omega-3, dan Omega-9, terbukti berperan dalam pertumbuhan dan perkembangan, serta mencegah beberapa penyakit kronis.

Metabolisme Pufa

LA dan ALNA melalui proses desaturasi dan elonggasi di dalam sel tubuh manusia diubah berturut-turut menjadi long chain n-6 PUFA (Omega-6) dan long chain n-3 PUFA (Omega-3).

Dalam proses konversi LA dan ALNA, terjadi suatu kompetisi yang ketat untuk memperebutkan enzim yang sama. Secara alami ALNA (Omega-3) memiliki daya afinitas yang lebih tinggi untuk mendapatkannya.

Long chain n-6 PUFA yang paling penting adalah di homo gamma linoleat (DHGLA) dan arachidonic acid (AA). Senyawa-senyawa tersebut merupakan senyawa cikal bakal eicosanoids seri 4 seri 2.

Long chain n-3 PUFA yang paling penting adalah eicosapentaenoic acid (EFA) dan decohexaenoic acid (DHA). DHA dapat dikonversi kembali menjadi EPA, cikal bakal tiga seri eicosanoids.

Fungsi utama EFA, LC n-6 PUFA dan LC n-3 PUFA adalah sebagai komponen struktural dan fungsional dari membran sel. Karena itu, mereka sangat esensial bagi pembentukan tenunan atau jaringan tubuh.

Tingkat atau kadar LC n-6 PUFA dan LC n-3 PUFA dalam membran dan rasionya sangat mempengaruhi proses biologis, misalnya fluiditas membran, transportasi zat gizi, aktivitas enzim yang melekat pada membran, fungsi reseptor baik secara langsung maupun melalui produksi eicosanoids dan leukotriene.

Menanggapi rangsangan yang berbeda-beda, AA dan EPA dalam membran berkompetisi terhadap enzim cyclo oxygenases dan lipoxygenases lalu diubah menjadi senyawa eicosanoids seperti (progtaglandin, thrombo-xanes, dan leukotriene) dari 2 dan 3 seri.

Senyawa-senyawa tersebut memiliki fungsi bio-regulatory penting. Eicosanoids dari AA bersifat melawan tugas-tugas metabolisme yang harus diemban oleh EPA. Karena alasan itu, keseimbangan konsumsi Omega-6 (n-6) dan Omega-3 PUFA penting bagi kesehatan.

PUFA dan CVD

Coronary Vascular Disease (CVD) sering disamakan dengan Coronary Heart Disease (CHD) atau penyakit jantung koroner. Dalam pengembangan CVD baik aterosklerosis dan thrombosis diketahui besar perannya.

Di masa lampau, program pencegahan CVD difokuskan pada bagaimana menurunkan tingkat serum kolesterol, terutama LDL, dengan cara mereduksi konsumsi total lemak khususnya lemak jenuh serta kolesterol dan meningkatkan konsumsi PUFA.

Nasihat yang diberikan biasanya berupa penggantian lemak hewani dengan minyak nabati. Meskipun minyak nabati merupakan sumber yang baik bagi asam linoleat (AA) Omega-6 tidak semuanya dapat mengadakan ALNA (Omega-3) kecuali minyak kedelai dan canala.

Dalam pathogenesis CVD beberapa faktor risiko metabolisme seperti tekanan darah tinggi, serum HDL rendah, kolesterol rendah, LDL tinggi. LDL sangat peka terhadap oksidasi status anti-oksidan dalam darah rendah, serta insulin resistant syndrome (sindrom x) terlibat di dalamnya. LA sendiri tidak mampu menjawab tantangan itu. Penelitian yang dilakukan Bang dan Dyerberg memperlihatkan bahwa rendahnya mortalitas akibat CVD-walau konsumsi lemak tinggi-di Eskimo dapat disebabkan karena besarnya konsumsi long chain n-3 PUFA yang berasal dari pangan hasil laut dalam menu mereka.

Sejak saat itu studi epidemiologi lain mengonfirmasikan bahwa konsumsi ikan secara reguler akan menurunkan risiko CVD. Bila manusia mengonsumsi ikan atau minyak ikan, maka EPA dan DHA sebagian akan mengganti LC n-6 PUFA terutama AA dalam membran sel.

Maka hal positif yang terjadi adalah:

a. Turunnya produksi thromboxane A, suatu platelet agregator dan vasoconstrictor yang besar potensinya, menurunkan produksi prostaglandin E2, dan leukotriene B4.

b. Meningkatkan konsentrasi prostaglandin E3 (baik PGI2 dan PGI3 sama-sama aktif vasodilatator dan inhibitor dari platelet agregasi), meningkatkan konsentrasi leukotriene B5, inducer i

bagaimana menurunkan lemak di........?
Q. bagian perut !! lemak di bagian perut saya udah mulai menumpuk biar gak gemuk2 amat tapi itu menutupi otot perut saya padahal udah rajin sit up tp gak keliatan otot perutnya. agan2 yg baik hati ada gak solusi buat nurunin/ngilangin lemak di perut dengan lumayan cepat deh gak cepat2 amat jg gak apa2 tp tanpa obat2an gitu.
mohon bantuannya ^^

A. kurangi mkn yg mgandung bnyk lemak bak?dan mandi dulu sblum mkn jgn bis makan br mandi.

MENGURANGI LEMAK DI BADAN ? ? ?
Q. ada yg ksh tau gag cara mengurangi lemak di badan ? ? ?

klo ada resep JUS yg isa ngurangi lemak di badan tuh apa resep na ? ?

ato resep2 laen and tips laen gag ? ? ?

tq bwt yg jwb

A. Mo olahraga gag? klo mo bisa lebih cepet dan badannya juga kenceng. tapi ya tetep asupan makannya dikurangi porsinya n jangan sama sekali ngemil kecuali buah2 an
Klo gak mo OR, ya dietnya yang diatur :
Pagi : jm 5 :minum dulu air putih 1 gelas..1 jam kemudian jus buah
jm 10 :makan pisang rebus 2 klo mau campur sama havermooth semangkuk kecilya pisangnya satu aja
jm 12 : makan siangnya nasi 4-5 sendok sayur semangkuk dan buah
Sore- malem : minum jus lagi atau susu rendah lemak
sebelum makan semua yang di atas minum dulu air putih 1 gelas supaya perut 1/2 penuh
Supaya lebih cepat ada 2 hari dalam 1 minggu kamu gak usah makan nasi dan karbohidrat tapi cuma minum jus dan air putih serta susu .

Resep jusnya :
1. Campuran wortel dan tomat
2. Jeruk dan semangka/melon
3. Nanas dan jeruk
4. Klo mo tp ini gak uenak pol : tomat, seledri dan brokoli
Pada dasarnya semua buah dan sayur bisa dijus, hanya tergantung qt mo minum gak he2
Sekali2 minum apel sama cuka apel juga bisa cepet..oh ya tidurna harus minimal 7 jam ya..penelitian terakhir nyebutin orang yang kurang tidurnya lemaknya menumpuk krn pasti ngemil sambil nonton tv he2
Selamat kurus...oh ya coba cintai OR hasilnya tubuh juga kenceng!!

Proses terjadinya lemak dan otot?
Q. saya masih bingung neh proses terjadinya lemak dan otot, kenapa saya melihat ada orang yang perutnya gede banget kok bisa makanan menjadi lemak? dan proses terjadinya otot itu gmana? terus jika orang kelebihan lemak pembuangan lemak itu dari mana? dari keringat atau dari buang air besar.

A. lemak itu diolah oleh hati, dengan kelebihan lemak, tubuh mengubahnya menjadi lemak dalam otot. lemak tidak bisa di buang melalui keringat, melalui feses pun hanya sebagian kecil bila mengkonsumsi serat.

Kalau makanan yang menjadi lemak itu salah. Makanan yang mengandung lemak disimpan oleh tubuh tapi makanan yang membuat orang menjadi gemuk bisa berasal dari karbohidrat dan lemak.
Karbohidrat dalam tubuh dipecah menjadi gula gula kecil (glukosa). Glukosa dipakai sebagai sumber energi untuk membentuk ATP (energi tubuh) sedangkan kelebihannya diubah menjadi glikogen. Glikogen dijadikan cadangan energi oleh tubuh dalam bentuk otot
^_^




Powered by Yahoo! Answers

No comments:

Post a Comment

Post a Comment